Thursday, June 28, 2012

Patah hati


Sedih sih memang saat ku tak bisa bersamamu lagi
Namun ku juga tak bisa memaksamu untuk terus bersamaku
Karena tangan ini tak mampu lagi menggapaimu untuk mendampingi diriku
Hanya dengan seucap kata aku bisa mengungkapkan ini
Hanya dengan sebuah puisi aku mengutarakan semua ini
Namun tetaplah kau selalu tidak peduli dengan hati ini
Galau, rasa itulah yang aku alami saat ini
Sedih, tentu aku pun juga merasakannya
Terpuruk, itulah hal yang coba aku hindari untuk saat ini
Tak ada air mata jika tak ada cerita
Tak ada perpisahan jika tak ada pertemuan
Karena inilah hidup
Bahagia dan sedih adalah teman yang selalu menemani kita
Jika aku adalah seorang vokalis akan ku ciptakan kau lagu yang indah
Jika aku adalah seorang pengusaha akan ku bangunkan rumah untuk kita berdua
Dan jika aku adalah seorang penulis akan ku tuliskan semua kisah kita
Aku sayang kamu, kata kata yang selalu ingin kita dengarkan dan ucapkan setiap hari
Aku gak mau kehilangan kamu, kata kata yang selalu membuat hati kita menjadi tenang
Kita putus, kata kata yang sangat tidak ingin kita ucapkan ataupun dengarkan
Maafkan aku jika kejujuran ini melukai hatimu
Maafkan aku jika sikap ini mengecewakanmu
Dan maafkan aku jika ku tak bisa bersamamu
Cintailah apa yang saat ini menurutmu berharga
Janganlah berbuat bodoh yang akan membuatmu menyesal nantinya
Maafkan aku

Kamu.. boleh aku bertanya?


Kamu.. boleh aku bertanya?


Adakah kamu tidak pernah terfikir tentang aku? Apakah kamu tidak pernah terlintas akan nama ku, senyuman ku, kasih sayang ku di mainan jalanan hari-hari mu? Tiadakah sekelumit kenangan manis antara kita dahulu yang bisa membuat kamu tersenyum?

Kamu.. boleh aku bercerita?

Aku rindu kamu, sentiasa ingat kamu.. Kadang tikanya ada yang berlalu melintasiku memakai bauan minyak wangi yang dulunya pernah kamu pakai, akan ku toleh dan mengikutinya dalam diam sambil menghidu bau nya di angin dan tanpa sedar air mata jernih ku mengalir.. ingat kan kamu... ingat kan kamu.. rindu sungguh pada kamu..

Kamu.. boleh aku bertanya lagi..?

Kamu bahagia di sana? Kamu gembira di sana? Senyumkah kamu di sana? Tawa kah kamu di alam tanpa ku? Telah ketemu kah selaut bahagia yang kamu cari, seluas angkasa indah yang kamu dambakan? Sejuta ketenangan hati yang kamu impikan?

Kamu.. boleh aku bercerita lagi?

Aku rindu kamu, sentiasa memandang kamu.. Aku tahu kamu milik orang dan aku terima dengan hati yang suci, ikhlas kerana aku mahu lihat kamu bahagia. Dan laksana itu aku menjauhkan diri membawa kata hiba untuk diri ini. Tiap kali aku memandang bulan purnama yang jauh, itu bagai kamu pada mata jiwa ku.. aku memandang kamu yang bercahaya gembira di sana... Dan maha sesungguhnya aku mahu berada di samping kamu bertawa gembira, bercahaya purnama tapi aku pilih untuk melihat dari jauh demi bahagia kamu, demi gembira kamu bidadari hati ku..

Kamu.. boleh aku bertanya?

Kenapa airmata ku mengalir tika menitipkan kata monolog jiwa ku ini? Sengsara kah aku? Kamu...

credit to: http://damai-hati-ini.blogspot.com/